Sabtu, 14 Juli 2012
About
Kode Etik - FANSUB INDONESIA
Kode Etika Fansub :
1. Harus ikhlas
2. Saling bantu fansub , namun jangan lupa kasih credit buat pembantunya
3. Fansub yang lain boleh merilis film yang sudah di sub sebelumnya, secara bersamaan ataupun tidak.
4. Jangan saling menjatuhkan fansub.
5. Punya sarana, seperti chat, blog, email atau website.
6. Sediakan watermark. (Optional)
7. Optional .com , .org , atau .co.cc bagi yang ingin gratis
8. Setiap fansub yang meliris softsub harap meng-attach font yang dipakai dalam videonya.
Kode Etik Fans, dalam hal ini adalah anda sekalian yang mendownload hasil project seluruh fansub Indonesia, sebagai berikut :
1. Jangan mencemooh atau menghina, kalau sub tidak sesuai harapan Anda.
2. a. Fans tidak boleh memaksa fansubs untuk merilis anime secepat - cepatnya.
b. Fansubs akan memberitahuan jika terjadi delay.
c. Jadwal rilis anime akan dimasukan kedalam Anime Calender. (optional)
3. Jika Fans mengucapkan kata - kata kasar / tidak pantas kepada fansubs,
akan diberikan peringatan kepada user sebanyak 3 kali, dan akan di Ban IP.
4. Dilarang keras menjual dan mengambil keuntungan dari hasil project Fansub.
5. Reupload diijinkan setelah meminta ijin dari fansubs bersangkutan.
6. a. Diperbolehkan memasukan copas link ke blog pribadi dengan mencantumkan credit
b. Link download berasal dari web asli dan bukan re-upload, dengan ijin dari fansubs.
c. Untuk re-upload tidak diijinkan adanya ads (redirect link ads).
d. jika ingin streaming, harus mendapat ijin dari fansubs terlebih dahulu.
copas by: jalsubs
Daftar list
LIST ANIME ZTX
A
-
-
B
-
-
C
-
-
D
-
-
E
-
-
F
-
-
G
-
-
H
-
-
I
-
-
J
-
-
K
-
-
L
-
-
M
-
-
N
-
-
O
-
-
P
-
-
Q
-
-
R
-
-
S
-
-
T
-
-
U
-
-
V
-
-
W
-
-
X
-
-
Y
-
-
Z
-
-
Rabu, 09 Mei 2012
Doraemon - Nobita Drifts in the Universe
Ini dia doraemon movie nya hasil uplod'an staff baru ... hahah
by: bung wahid
ztxfreedom
Senin, 20 Februari 2012
TUGAS IBD ke I
prosa lama
Hikayat
1001 Malam
Pada suatu hari, tinggallah seorang
Raja dengan permaisurinya di sebuah Istana megah. Sang Raja sangat kecewa
terhadap istrinya yang selingkuh. Ia pun menaruh dendam yang sangat dalam
terhadap permaisurinya, bahkan terhadap semua wanita. Setiap wanita dianggapnya
tidak berbudi. Permaisuri dibunuhhnya untuk melampiaskan dendamnya itu. Setiap
wanita yang mati, dibunuh olehnya.
Setelah hampir habis wanita terbunuh
oleh Raja yang kejam itu, sampailah giliran anak mentrinya. Sang mentri sangat
sedih, karena bila ia tidak dapat mencarikan wanita untuk Raja, berarti ia akan
dibunuh dan bila ia memberikan anak wanitanya, berarti anak wanitanya akan
dibunuh.
Melihat ayahnya yang sedih, putrinya yang bernama Syahrazat
mengusulkan supaya dia saja yang di serahkan pada Raja dan biarlah ayahnya
menjalankan tugas seperti biasa. Karena desakan putrinya itu, maka dengan berat
hati mentri itu menyerahkan anaknya kepada Raja. Setelah putri Syahrazat dinikahi
Raja menjelang subuh, segeralah Raja mengeluarkan keris mautnya untuk
menghabisi nyawa Syahrazat.
Dengan sopan dan tabah, Syahrazat
memohon kepada Raja, agar sebelum ia dibunuh, ia diperbolehkan menyampaikan
sebuah cerita. Permintaanya untuk bercerita dikabulkan oleh Raja. Lalu
Syahrazat pun bercerita dengan sungguh-sungguh, sehingga menjelang pagi cerita
itu belum selesai dan Raja mengusulkan supaya cerita itu dilanjutkan malam
berikutnya. Di dalam cerita yang disampaikan oleh putri Syahrazat terdapat
cerita lagi. Cerita itu sangat menarik, sehingga Raja selalu mengusulkan supaya
cerita itu dilanjutkan malam berikutnya. Demikianlah malam demi malam keadaan
itu berlangsung selama 1001 malam.
Cerita yang disampaikan itu berisi
hal yang ajaib dan perbandingan suatu hal. Lama kelamaan Raja itu sadar atas
kesalahannya yang menganggap bahwa semua wanita itu tidak baik. Selama 1001
malam itu , lahirlah anak Raja atas perkawinanya dengan putri Syahrazat. Raja
sangat sayang kepada putranya dan kemudian mumutuskan akan menjadikan putri
Syahrazat sebagai permaisurinya. Kemudian mereka hidup dengan bahagia.
Unsur
Intrinsik:
1.
Tema : Balas dendam
2.
Alur : Alur maju
Demikianlah malam demi malam keadaan itu berlangsung
selama 1001
malam.
3.
Setting : Tempat àistana
yang megah
Waktu àmenjelang
subuh dan malam hari
4.
Suasana : Mengharukan (Ketika
putri Syahrazat merelakan dirinya untuk diserahkan
kepada Raja)
5.
Perwatakan : Raja, kejam à
ia telah membunuh hampir seluruh wanita di sekitarnya
Raja, penyayangà ia sangat sayang kepada putranya
Putri
Syahrazat, penyayang àia sangat sayang
kepada ayahnya, sehingga ia
tidak tega kalau ayahnya yang akan dibunuh
Putri
Syahrazat, sabar dan sopan àia meminta
dengan sabar dan sopan agar
sebelum ia dibunuh, ia diperbolehkan
untuk
bercerita
6.
Amanat : Kita jangan pernah berpikiran buruk terhadap
sesuatu hal yang pernah
mengecewakan kita,
karena belum tentu sesuatu yang kita anggap buruk sama
dengan yang pernah
menahan mengecewakan kita.
Unsur
Ekstrinsik :
Nilai kemanusiaan : Raja sangat tidak berperikemanusiaan karena
telah membunuh hampir
semua wanita
Nilai kasih sayang : Putri Syahrazat mengorbankan dirinya agar
Raja tidak membunuh Ayah
yang sangat
disayanginya.
Amanat:
-
Kita sebagai manusia tidak boleh
langsung memberikan pandangan negative terhadap seseorang hanya karna pengalaman
pahit/buruk
-
Sebagai seorang raja harus
menghadapi semua rintangan dan cobaan
dalam hidup dengan sabar dan rendah hati.
-
Sebagai seorang raja juga Janganlah kita
mudah menyerah dalam menghadapi suatu hal.
-
Kematian bukan lah sebuah jawaban karna bahagia dan kesedihan, semua berada di
tanan Tuhan, manusia hanya dapat menjalani takdir yang telah ditentukan.
-
Sebagai raja yang bijak juga kita harus
selalu bersikap adil, tidak bersikap kejam terhadap rakyatnya
prosa baru
BIOGRAFI
BPK.SOEHARTO
Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di
Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang
petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan
ibunya bernama Sukirah.
Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering
pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah
ke SD Pedes, lantaran ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk
Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto
dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo,
seorang mantri tani.
Sampai
akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa
Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945.
Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai
Mangkunegaran.
Perkawinan Letkol Soeharto dan Siti Hartinah
dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26
tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti
Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati
Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.
Jenderal
Besar H.M. Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer
dan politiknya. Di kemiliteran, Pak Harto memulainya dari pangkat sersan
tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan
komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel.
Pada tahun 1949, dia berhasil memimpin pasukannya
merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu. Beliau
juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah
menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat).
Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih
pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto
ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal
Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Tugasnya,
mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin
Besar Revolusi Bung Karno.
Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI,
Sidang Istimewa MPRS, Maret 1967, menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden,
dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968. Pak Harto memerintah lebih
dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, sampai ia mengundurkan diri, 21
Mei 1998.
residen RI Kedua HM Soeharto wafat pada pukul 13.10
WIB Minggu, 27 Januari 2008. Jenderal Besar yang oleh MPR dianugerahi
penghormatan sebagai Bapak Pembangunan Nasional, itu meninggal dalam usia 87
tahun setelah dirawat selama 24 hari (sejak 4 sampai 27 Januari 2008) di Rumah
Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta.
Unsur
intrinsik :
Tema
: Perjuangan seorang Soeharto
Alur
: Maju
Setting / Latar :
·
Tempat: Bintara, Gombong, Jawa Tengah
·
Waktu : 8 Juni 1921, 5 Oktober 1945, 26 Desember 1947, 1 Oktober 1965,
21 Mei 1998,
27 Januari 2008
Amanat
:
-
Rajinlah belajar dan ulet.
-
Selalu menghargai jerih payah
orang tua yang telah bekerja siang malam membanting
tulang untuk membiyai sekolah.
-
Bersungguh – sungguhlah dalam menggapai cita-cita.
-
Gunakan waktu sebaik mungkin.
Unsur
ekstrinsik :
Nilai Agama : Jalankanlah sholat 5 waktu
dengan teratur dan rajin
Nilai Moral : Sebagai orang yang berbudi
kita sebagai manusia haruslah berpegang
teguh
prinsip sifat tegas, Dan juga harus tetap menghargai orang tua.
Nilai Pendidikan : Rajinlah belajar, sekolah yang benar
dan gapailah cita-cita mu.
puisi
puisi
Rindu
Menguras air mata serasa tak pernah habis
Setiap tetesnya membawa rindu ku untuk mu
Tak pernahkah kau melihat ataupun merasa
rindu yang terus mengikutiku ini ?
Angin berhembus mencoba menghapus air mataku
Tapi entah kenapa tetap tak mau menghilang
Pepohonan pun berayun - ayun ikut menghibur
Tapi tetap saja aku larut dalam kerinduan
Aku merasa seperti orang bodoh
Memanggil namamu
Meski tau kau tak kan datang
Menatap foto – fotomu
Berharap suatu hari akan ada yang menjadi nyata
Lelah pikiranku terus merindukan mu
Habis semua daya ku untuk menunggu
Tapi terus saja ku ulangi semua ini
by : Yuanita A
Penjelasan:
Puisi ini bercerita tentang seseorang manusia
yang menunggu kedatangan seseorang yang sangat di kasihinya, dia tetap menunggu
meskipun kemungkinan kedatangan nya sudah tidak mungkin, kerinduan yang tak
tertahankan hingga membuat pilu hati dan menetekan airmata menunggu
kedatangannya, dan mungkin seseorang yang ditunggnya itu sudah tidak ada di
dunia ini lagi.
Kita
sebagai manusia pasti pernah ditinggalkan seseorang yang kita sayangi entah
teman atau keluarga. Sehingga menimbulkan kerinduan yang amat mendalam.
Sumber :
http://www.suatufakta.com/
Nama
:FIQRY FEBRIANDRI
Kelas
:1ka38
NPM
:12112964
Senin, 30 Januari 2012
TUGAS SOFTSKILL
TUGAS SOFTSKILL SOSDAS
Penusukan Pendeta Bukan Konflik Agama.
Insiden tentang Pendeta ditusuk yang beredar baru-baru saja ini bukan merupakan konflik agama. Dijelaskan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Timur Pradopo mengatakan peristiwa penusukan pendeta Hasean Lombantoruan merupakan aksi kriminal murni. Polisi juga sudah berhasil menangkap dua dari delapan pelaku yang melakukan aksi penyerangan terhadap pendeta HKBP tersebut.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, penusukan terhadap Pdt Sihombing terjadi saat ia sedang berjalan kaki ketika hendak memimpin ibadah di HKBP Ciketing, Bekasi. Beberapa saat sebelum tiba di gereja, pengendara sepeda motor datang dan menusuk perut kanan Sihombing.
Jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Bekasi menjadi korban penusukan oleh orang yang tidak dikenal di daerah Ciketing Mustika Jaya, Bekasi. Usai penusukan, para pelaku yang menggunakan motor langsung melarikan diri. Namun, dua pelaku berhasil ditangkap.
Merdeka.com
Konflik Sosial Masih Jadi Ancaman 2013
Pemerintah memprediksi peristiwa kekerasan, konflik komunal, hingga benturan horizontal masih akan marak terjadi di 2013lantaran semakin menghangatnya suhu politik menjelang Pemilu 2014. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun meminta agar pemerintah pusat dan daerah bersinergi dalam mencegah serta mengatasi permasalahan itu.
"Prediksi, analisis jajaran polhukam (politik, hukum, dan keamanan) memang eskalasi di tahun kedepan, masih menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan serius," kata Menteri Koordinator bidang Polhukam Djoko Suyanto, seusai sidang kabinet terbatas di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/1/2013).
Sidang kabinet itu dikhususkan membahas masalah keamanan dalam negeri. Sidang diikuti para pejabat tinggi yang menangani masalah polhukam, seperti Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman.
Hadir pula jajaran menteri lain, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Agama Suryadhama Ali, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Djoko mengatakan, masyarakat memang menyukai proses demokrasi. Namun, masyarakat juga lebih menyukai keamanan dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, kata Djoko, kedua kebutuhan itu perlu disinergikan.
Presiden, kata Djoko, menginstruksikan kepada para pemimpin keamanan maupun kepala daerah menyusun rencana aksi untuk mengantisipasi gangguan keamanan di daerah masing-masing. Pasalnya, setiap wilayah memiliki kekhasan atau sumber konflik yang berbeda-beda.
"Di arapat Kepolisian dan TNI biasanya sudah punya peta konflik sehingga masing-masing daerah memiliki rencana terpadu tersendiri. Ini harus dituangkan per provinsi atau per kabupaten," kata Djoko.
Selain itu, tambah Djoko, tiap-tiap lembaga seperti pemda, teritorial TNI, kepolisian daerah, intelijen secara struktural bertanggung jawab untuk menghadapi setiap konflik di wilayah masing-masing. Penanganan konflik tidak bisa hanya diserahkan kepada kepolisian.
"Presiden merasa tidak puas terhadap kejadian konflik sosial di 2012 yang lalu sebagaimana yang dialami masyarakat. Beliau konsen di tahun 2013-2014, melalui kebijakan tadi, menjadi tugas ke depan," kata Djoko.
kompas.com
Patroli Diperketat Cegah Perampokan Minimarket
Demi menjaga keamanan minimarket 24 jam, Polres Jakarta Barat akan melakukan patroli untuk mencegah perampokan kembali terjadi. Minimarket juga diminta bekerjasama dengan warga untuk mencegah terjadinya perampokan.
"Kita dari kepolisian menganjurkan minimarket 24 jam menjalin hubungan baik dengan warga sekitar untuk membantu pengamanan," kata Kombespol Suntana, Kapolres Jakarta Barat kepada Kompas.com, Jumat (21/9/2012).
Suntana melanjutkan, pencegahan itu akan dilakukan dengan cara patroli secara intensif pada malam hari. Perangkat CCTV juga diawasi agar mempermudah penanganan saat terjadi perampokan.
Kepolisian akan melakukan pengecekan standar keamanan seperti CCTV maupun petugas patroli di sekitar minimarket yang ada di wilayah Jakarta Barat. Suntana melanjutkan, polisi masih menyelidiki motif dan tersangka yang melakukan perampokan tersebut. Terlebih kejadian ini sudah terulang dua kali di Jakarta Barat. Motif di dua perampokan sama, pelaku menanyakan CCTV di supermarket untuk bisa dirusak dan menghilangkan jejak.
Seperti diberitakan sebelumnya, minimarket Indomaret di Jalan Brigjend Katamso KBS Palmerah, Jakarta Barat, dirampok segerombolan orang yang bersenjata tajam pada pukul 02.30 WIB. Perampok berhasil membawa uang Rp 20 juta dan satu handphone inventaris minimarket.
Selain itu, di hari yang sama di minimarket 24 jam Circle K Jalan Kemang Selatan 8 No 51 Bangka, Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Para pelaku berhasil menggasak uang sebesar Rp 1,7 juga dan 3 buah handphone.
Kejadian serupa juga terjadi di Alfamart Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (9/9/2012) sekitar pukul 03.00 WIB dengan melarikan uang sebesar Rp 27,5 juta.
Motif ketiga perampokan minimarket tersebut sama. Mereka menggunakan kendaraan roda empat, membawa senjata tajam, dan mencari CCTV untuk dihancurkan.
Kompas.com
Karnas jadi copet di Blok M demi hidupi anak istri
Karnas Surbakti, seorang anggota komplotan pencopet di kawasan Blok M siang tadi dibekuk petugas Kepolisian Metro Jakarta Selatan. Dia ditangkap usai melancarkan aksinya di dalam Metromini 72 jurusan Blok M-Lebak Bulus. Pelaku mengakui perbuatannya lantaran terdesak kebutuhan ekonomi untuk menghidupi anak serta isterinya.
"Alasanya terdesak kebutuhan ekonomi untuk membiayai keluarga," terang Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Komisaris Aswin, Rabu (9/1).
Aswin mengatakan, peristiwa pencopetan itu menimpa korban bernama Sukardi sekitar pukul 14.00 WIB siang tadi. Saat itu korban hendak menuju arah Lebak Bulus Jakarta Selatan dengan menumpang metromini 72 dari terminal Blok M. Dalam kondisi penumpang sesak, kemudian Karnas melancarkan aksinya dengan mengambil dompet didalam saku celana korban.
Nahas bagi pelaku, saat sedang mengambil dompet, rupanya Sukardi mengetahui kejadian itu. Tanpa buang waktu, Sukardi bersama penupang lain kemudian menangkap pelaku.
"Pelapor namanya Sukardi, kerugian berupa dompet yang berisi uang Rp 3.030.000," jelasnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Karnas kemudian digelandang ke Mapolres Jakarta Selatan berikut barang bukti. Saat ini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan anggota Kepolisian.
Merdeka.com
Tembak karyawan perusahaan, rampok bawa kabur Rp 190 juta
Kawanan perampok beraksi di halaman gudang perusahaan yang bergerak di bidang daur ulang kardus bekas, Cibitung, Kabupaten Bekasi. Rampok yang terlihat berjumlah empat orang tersebut berhasil membawa kabur uang perusahaan sebesar Rp 190 juta dari seorang karyawan perusahaan tersebut.
"Pelaku langsung masuk ke pekarangan pabrik/gudang lalu merebut tas yang dibawa korban US (28). Tas berisi uang sebesar Rp 190 juta," ujar Kasat Reskrim Polres kabupaten Bekasi Kompol Dedy Murti, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (9/1).
"Kejadian berawal saat korban bersama temannya tiba di pabrik sekitar pukul 11.30 WIB dari salah satu Bank swasta, kemudian para pelaku langsung masuk dan menghampiri US saat berada di pekarangan pabrik," jelas Dedy.
Pelaku yang berjumlah empat orang mengendarai dua sepeda motor. "Kemudian yang dibonceng turun tepat di dekat pelaku dan langsung merebut tas berisi uang. Karena korban berusaha mempertahankan, lalu pelaku mengeluarkan sajam dan senpi kemudian menembak paha kanan korban dan langsung melarikan diri," terang Dedy.
Peristiwa tersebut, tutur Dedy, terjadi sangat singkat. "Kejadian kurang dari satu menit," tambah Dedy.
Teman korban yang masih karyawan perusahaan tersebut pun hanya bisa terdiam melihat aksi para rampok bersenpi tersebut. "Teman korban berdiri cukup jauh dari US. Di dekat mobil. Dia shock menyaksikan peristiwa itu," imbuh Dedy.
Barang bukti yang ditemukan petugas hanya selongsong peluru kaliber 9 mm. Hingga saat ini 3 orang saksi telah diperiksa aparat kepolisian dan korban sudah dirawat di sebuah Rumah Sakit di kawasan Kabupaten Bekasi.
merdeka.com
Langganan:
Postingan (Atom)




